Lewati ke konten
Sunni Islam Panduan, alat ibadah, dan sumber tepercaya

Salat secara rinci

Panduan Salat: Penjelasan Setiap Salat

Hukum dan tata cara setiap salat — fardu, wajib, dan sunah — dengan pendapat empat mazhab Sunni bila berbeda.

Salat wajib harian
5
Salat yang dijelaskan
15+
Mazhab dibandingkan
4
Doa qunut
2

Kategori salat

KategoriArtiContoh
FarduMeninggalkannya dosa besar; wajib diqada bila terlewatSalat lima waktu, Jumat
Fardu kifayahWajib atas komunitas; gugur bila sebagian telah mengerjakanSalat jenazah
Wajib (Hanafi)Di bawah fardu, di atas sunah; berdosa bila ditinggalkanWitir, dua salat Id
Sunah muakkadahRutin dikerjakan Nabi ﷺ; jangan ditinggalkanDua rakaat sebelum Subuh, tarawih, Id (mazhab lain)
Nafilah (sunah)Pahala tambahan; tidak berdosa bila ditinggalkanTahajud, duha, tahiyatul masjid, istikharah
Mulai dari dasarSyarat, wudu, dan tata cara salat dua rakaat

Salat lima waktu

SalatRakaat (fardu)BacaanCatatan
Subuh2Keras pada keduanyaDua rakaat sunah sebelumnya adalah sunah yang paling ditekankan. Kerjakan sebelum matahari terbit.
Zuhur4PelanPada hari Jumat digantikan salat Jumat bagi yang menghadirinya. Saat panas terik boleh sedikit diakhirkan.
Asar4PelanJangan ditunda hingga matahari menguning. Menurut Hanafi dimulai lebih lambat (bayangan dua kali panjang benda).
Magrib3Keras pada dua rakaat pertamaSegerakan setelah matahari terbenam; waktunya singkat.
Isya4Keras pada dua rakaat pertamaLebih utama sebelum tengah malam, lalu witir.

Salat tiga atau empat rakaat

  1. 1

    Dua rakaat pertama

    Kerjakan seperti tata cara dasar: Al-Fatihah dan surah di setiap rakaat, rukuk, dua sujud.

  2. 2

    Duduk pertama

    Setelah rakaat kedua duduk dan baca tasyahud saja, lalu berdiri dengan “Allahu akbar”.

  3. 3

    Rakaat ketiga (dan keempat)

    Baca Al-Fatihah saja (pelan), lalu rukuk dan dua sujud.

  4. 4

    Duduk terakhir

    Baca tasyahud, selawat Ibrahimiyah, dan doa, lalu salam ke kanan dan ke kiri.

Witir

Witir dikerjakan setelah Isya hingga sebelum Subuh. Nabi ﷺ bersabda: “Jadikanlah witir sebagai akhir salat kalian di malam hari.” (Shahih Bukhari 998)

Empat mazhabHukum dan tata cara
Hanafi

Wajib. Tiga rakaat dengan satu salam. Duduk tasyahud setelah rakaat kedua; pada rakaat ketiga setelah surah, angkat tangan dengan takbir dan baca qunut sebelum rukuk.

Shafi'i

Sunah muakkadah. Satu hingga sebelas rakaat, umumnya dua lalu satu. Qunut setelah rukuk di rakaat terakhir pada paruh kedua Ramadan.

Maliki

Sunah muakkadah. Satu rakaat setelah salat genap (syaf') dua rakaat; tidak ada qunut dalam witir.

Hanbali

Sunah muakkadah. Satu hingga sebelas rakaat; qunut setelah rukuk di rakaat terakhir sepanjang tahun.

Doa qunut

  1. 1

    Qunut mazhab Hanafi

    اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ وَنَشْكُرُكَ وَلَا نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ، اللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَكَ نُصَلِّي وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ وَنَرْجُو رَحْمَتَكَ وَنَخْشَى عَذَابَكَ إِنَّ عَذَابَكَ بِالْكُفَّارِ مُلْحِقٌ

    Ya Allah, kami memohon pertolongan dan ampunan-Mu, kami beriman kepada-Mu dan bertawakal kepada-Mu, kami memuji-Mu dan bersyukur kepada-Mu serta tidak mengingkari-Mu, dan kami meninggalkan siapa pun yang durhaka kepada-Mu. Ya Allah, hanya kepada-Mu kami menyembah, untuk-Mu kami salat dan sujud, kepada-Mu kami bersegera; kami mengharap rahmat-Mu dan takut akan azab-Mu — sungguh azab-Mu akan menimpa orang-orang kafir. (Mushannaf Ibnu Abi Syaibah, dari Umar)

  2. 2

    Qunut yang diajarkan kepada al-Hasan

    اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

    Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah aku keselamatan bersama orang-orang yang Engkau beri keselamatan, uruslah aku bersama orang-orang yang Engkau urus, berkahilah apa yang Engkau berikan kepadaku, dan lindungilah aku dari keburukan yang Engkau takdirkan. Sesungguhnya Engkau yang memutuskan dan tidak ada yang memutuskan atas-Mu; tidak akan hina orang yang Engkau lindungi. Mahasuci Engkau, wahai Rabb kami, dan Mahatinggi. (Sunan Abu Dawud 1425, Jami' At-Tirmidzi 464)

Jika belum hafal qunut

Bacalah “Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina 'adzaban-nar” atau beristigfar hingga Anda menghafalnya.

Salat Jumat

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ

Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk salat pada hari Jumat, bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkan jual beli.
QS. Al-Jumu'ah 62:9

Wajib atas

  • Laki-laki Muslim yang balig dan berakal
  • Mukim (bukan musafir)
  • Yang tidak sakit atau memiliki uzur syar'i
  • Perempuan, musafir, dan orang sakit boleh menghadiri; salat Jumat mereka menggantikan Zuhur
  1. 1

    Persiapan

    Mandi, berpakaian bersih, memakai wewangian (laki-laki), dan berangkat lebih awal.

  2. 2

    Sunah sebelumnya

    Salat tahiyatul masjid atau empat rakaat sunah (Hanafi) sebelum khotbah.

  3. 3

    Mendengarkan khotbah

    Duduk diam dan menyimak; berbicara saat khotbah tidak diperbolehkan, bahkan untuk menyuruh orang lain diam.

  4. 4

    Dua rakaat fardu

    Salat dua rakaat di belakang imam dengan bacaan keras. Ini menggantikan Zuhur.

  5. 5

    Sunah sesudahnya

    Empat rakaat (Hanafi dan Syafi'i), atau dua rakaat di rumah sebagaimana Nabi ﷺ.

Keutamaan hari Jumat

Membaca Surah Al-Kahf, memperbanyak selawat kepada Nabi ﷺ, dan berdoa — ada satu saat pada hari Jumat ketika doa dikabulkan, terutama dicari setelah Asar.

Salat Id

Dua rakaat berjemaah pada Idulfitri (1 Syawal) dan Iduladha (10 Zulhijah), sejak sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit hingga sebelum zawal. Tidak ada azan dan ikamah, dan khotbah disampaikan setelah salat.

Empat mazhabTakbir tambahan
Hanafi

Wajib. Tiga takbir tambahan di setiap rakaat sambil mengangkat tangan: pada rakaat pertama setelah doa iftitah dan sebelum bacaan; pada rakaat kedua setelah bacaan, sebelum rukuk.

Shafi'i

Sunah muakkadah. Tujuh takbir tambahan pada rakaat pertama setelah doa iftitah, dan lima pada rakaat kedua sebelum bacaan.

Maliki

Sunah muakkadah. Enam takbir tambahan pada rakaat pertama setelah takbiratul ihram, dan lima pada rakaat kedua.

Hanbali

Fardu kifayah. Enam takbir tambahan pada rakaat pertama dan lima pada rakaat kedua, sebelum bacaan.

Sunah-sunah Id

  • Mandi, pakaian terbaik, dan wewangian
  • Makan kurma sebelum salat Idulfitri; menunda makan hingga setelah salat pada Iduladha
  • Menunaikan zakat fitrah sebelum salat Idulfitri
  • Mengumandangkan takbir Id di perjalanan
  • Berangkat melalui satu jalan dan pulang melalui jalan lain

ٱللَّهُ أَكْبَرُ ٱللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ، وَٱللَّهُ أَكْبَرُ ٱللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ ٱلْحَمْدُ

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, tiada tuhan selain Allah. Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, dan segala puji bagi Allah.
Takbir Id (dari para sahabat)

Salat jenazah

Fardu kifayah yang dikerjakan sambil berdiri, dengan empat takbir tanpa rukuk dan sujud. Imam berdiri sejajar dada mayit (Hanafi); menurut Syafi'i dan Hanbali sejajar kepala mayit laki-laki dan tengah mayit perempuan.

  1. 1

    Niat dan takbir pertama

    Berniat salat jenazah, angkat tangan dan ucapkan “Allahu akbar”. Lalu baca doa iftitah (Hanafi) atau Al-Fatihah (Syafi'i dan Hanbali); Maliki memuji Allah dan berdoa.

  2. 2

    Takbir kedua

    Ucapkan “Allahu akbar” dan baca selawat Ibrahimiyah kepada Nabi ﷺ.

  3. 3

    Takbir ketiga — doa untuk mayit

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا، وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا، وَصَغِيرِنَا وَكَبِيرِنَا، وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا، اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الْإِسْلَامِ، وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الْإِيمَانِ

    Ya Allah, ampunilah yang hidup dan yang mati di antara kami, yang hadir dan yang tidak hadir, yang kecil dan yang besar, laki-laki dan perempuan. Ya Allah, siapa pun di antara kami yang Engkau hidupkan, hidupkanlah ia di atas Islam, dan siapa pun yang Engkau wafatkan, wafatkanlah ia dalam keimanan. (Jami' At-Tirmidzi 1024, Sunan Abu Dawud 3201)

  4. 4

    Takbir keempat dan salam

    Ucapkan “Allahu akbar”, berhenti sejenak (sebagian menambahkan doa singkat), lalu salam — ke kanan saja, atau ke dua sisi sesuai mazhab.

Untuk anak kecil

Sebagai ganti memohon ampunan, berdoalah: “Allahummaj'alhu lana farathan, waj'alhu lana ajran wa dzukhran” — Ya Allah, jadikanlah ia pendahulu, pahala, dan simpanan bagi kami.

Tarawih

Tarawih adalah salat malam Ramadan, dikerjakan setelah Isya dan sebelum witir, dua rakaat dua rakaat dengan istirahat singkat setiap empat rakaat. Hukumnya sunah muakkadah, lebih utama berjemaah. Dua puluh rakaat adalah pendapat mazhab Hanafi, Syafi'i, dan Hanbali, mengikuti praktik yang ditetapkan pada masa Umar; delapan rakaat juga banyak diamalkan berdasarkan riwayat Aisyah tentang salat malam Nabi ﷺ (Shahih Bukhari 1147).

Mengkhatamkan Al-Qur'an

Banyak masjid membaca satu juz setiap malam sehingga seluruh Al-Qur'an khatam dalam sebulan.

Salat malam dan sunah

Tahajud

Salat malam setelah tidur, paling utama di sepertiga malam terakhir, dua rakaat dua rakaat — umumnya dua hingga dua belas rakaat, ditutup dengan witir.

Duha / Isyraq

Dua hingga delapan (atau dua belas) rakaat sejak sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit hingga menjelang zawal.

Tahiyatul masjid

Dua rakaat ketika masuk masjid sebelum duduk (Shahih Bukhari 444).

Setelah wudu

Dua rakaat setelah berwudu, yang dipuji dalam hadis Bilal (Shahih Bukhari 1149).

Salat tobat

Bersucilah, salat dua rakaat, dan mohon ampunan kepada Allah (Sunan Abu Dawud 1521).

Sebelum Asar dan Isya

Empat rakaat sebelum Asar dan sebelum Isya adalah sunah ghairu muakkadah.

Istikharah (memohon petunjuk)

  1. 1

    Salat dua rakaat sunah

    Dengan niat istikharah, kapan saja selain waktu terlarang.

  2. 2

    Baca doanya

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ

    Sebutkan urusan Anda pada kalimat “hadzal-amr” (urusan ini). (Shahih Bukhari 1162)

  3. 3

    Melangkah dengan tawakal

    Lakukan apa yang tampak terbaik setelah bermusyawarah; kemudahan atau hambatan dalam urusan itu adalah bagian dari jawabannya. Mimpi tidak diharuskan.

Salat gerhana dan istisqa

Empat mazhabSalat kusuf (gerhana matahari)
Hanafi

Dua rakaat seperti salat sunah biasa, dengan bacaan panjang, berjemaah, diikuti doa hingga gerhana berakhir.

Shafi'i

Dua rakaat, setiap rakaat dengan dua kali berdiri, dua bacaan, dan dua rukuk, lalu khotbah.

Maliki

Dua rakaat, setiap rakaat dengan dua kali berdiri dan dua rukuk; tanpa khotbah, tetapi nasihat dianjurkan.

Hanbali

Dua rakaat, setiap rakaat dengan dua kali berdiri dan dua rukuk, dengan bacaan panjang.

Salat istisqa (minta hujan) — saat kemarau, masyarakat keluar dengan rendah hati ke tanah lapang, salat dua rakaat (seperti salat Id menurut Syafi'i dan Hanbali), lalu imam berdoa dan beristigfar. Imam Abu Hanifah berpendapat doa dan istigfar sudah cukup, sementara murid-muridnya Abu Yusuf dan Muhammad menetapkan salatnya.

Mengqada salat

  • Setiap salat fardu yang terlewat wajib diqada — secepat mungkin, disertai tobat bila ditinggalkan tanpa uzur
  • Kerjakan sebagaimana kewajibannya: empat rakaat tetap empat meski diqada dalam perjalanan (dan dua jika terlewat dalam perjalanan)
  • Niatkan salat tertentu, misalnya “Subuh pertama yang aku tinggalkan” atau “Zuhur terakhir yang aku tinggalkan”
  • Witir juga diqada menurut mazhab Hanafi
  • Jika bertahun-tahun tertinggal: kerjakan satu atau lebih salat qada bersama setiap salat harian hingga selesai
Empat mazhabMenjaga urutan (tertib)
Hanafi

Tertib antara salat qada dan salat saat ini wajib jika yang tertinggal kurang dari enam, kecuali waktunya sempit atau lupa.

Shafi'i

Menjaga tertib dianjurkan, tidak wajib.

Maliki

Tertib wajib untuk jumlah sedikit (empat atau kurang) bila ingat.

Hanbali

Tertib wajib, kecuali lupa atau khawatir kehilangan salat saat ini.

Salat orang sakit dan musafir

  1. 1

    Berdiri jika mampu

    Berdiri adalah rukun salat fardu bagi yang mampu.

  2. 2

    Jika tidak, duduk

    Salat sambil duduk di lantai atau kursi, rukuk dan sujud semampunya; sujud lebih rendah daripada rukuk.

  3. 3

    Jika tidak, berbaring

    Berbaring miring ke kanan menghadap kiblat, atau telentang dengan kaki ke arah kiblat, dan berisyarat dengan kepala.

  4. 4

    Jangan tinggalkan salat

    Selama akal masih ada, salat tetap wajib dengan cara apa pun yang mampu (Shahih Bukhari 1117).

Meringkas dan menjamak dalam perjalananLihat hukum safar empat mazhab di halaman Salat